Fatwa MUI Haramkan Tuhan 9 cm

segi Fuad Baraja: penulis lupa angkanya, tp kira2 pak Fuad bilang gini “berdasarkan data yg diperoleh terungkap bahwa dalam setahun 140an ribu orang meninggal akibat asap rokok, bukan karena merokok tapi menghisap asap rokok (alias perokok pasif, hasil search saya malah dalam 200.000 perokok pasif DIBUNUH perokok aktif yg merokok dan membagi asapnya sumber duniatanparokok.wordpress.com). Sudah 160 negara di dunia bilang rokok buruk utk kesehatan, kayaknya om Fuad jd aktifis antirokok deh.

Kontroversi Fatwa Haram Rokok: Dampak Negatif Ekonomi vs Dampak “Positif ” bagi Perokok

Ini judul artikel /tulisan (tagH2)yang sya pilih, terkait hasil simakan sy trhadap acara debat di tvone kira-kira 1 jam yang lalu.

Pertanyaannya adalah kenapa saya tulis ” dampak negatif ekonomi vs dampak ‘positif’ bagi perokok“.

Begini, dari debat yg dihadiri kalangan pengusaha rokok, penjual rokok, wakil MUI, fuad baraja (sy masih inget artis ini), mahasiswa S2 kuliah dibiayai rokok, petugas kesehatan, perwakilan NU, dll ini, terungkap sejumlah fakta yg dibeberkan oleh kelompok yang mendukung fatwa haram rokok, bahwasanya dilihat dari:

segi kesehatan: Rokok tidak ada manfaatnya sama sekali, itulah alasan kenapa anak kecil tidak diberi rokok untuk mendukung pertumbuhannya. Perwakilan MUI mengkonter pengalihan titik bahasan oleh perwakilan NU yg menyatakan utk mengharamkan sesuatu, perlu ditakar seberapa % mafsadatnya. Sepertinya pendukung fatwa makruh rokok sgt sulit mengakui bahwa rokok berbahaya bagi kesehatan.

segi ibu hamil: Seorang bidan angkat bicara bahwa Rokok bukan penyebab kangker -maksudnya bukan cuma kangker yg dihasilkan dari merokok-, tp juga keguguran janin dan kecacatan tubuh janin.

segi job: seorang wanita petugas kesehatan angkat bicara bahwa selama 11 thn kerja, dampak rokok tampak berdasarkan pengalaman kerjanya yang sering melayani dan mengobati orang berpenyakit disebabkan rokok. Linknya artikel ini https://banabakery.wordpress.com/2008/12/03/fatwaharamrokok/

segi Fuad Baraja: penulis lupa angkanya, tp kira2 pak Fuad bilang gini “berdasarkan data yg diperoleh terungkap bahwa dalam setahun 140an ribu orang meninggal akibat asap rokok, bukan karena merokok tapi menghisap asap rokok (alias perokok pasif, hasil search saya malah dalam 200.000 perokok pasif DIBUNUH perokok aktif yg merokok dan membagi asapnya sumber duniatanparokok.wordpress.com). Sudah 160 negara di dunia bilang rokok buruk utk kesehatan, kayaknya om Fuad jd aktifis antirokok deh.

perwakilan aktifis perundangan bilang bahwa peraturan belum adil so..perlu dibuat peraturan yg adil bagi orang2 yg tidak merokok. Misalnya iklan layanan masyarakat ttg kampanye ANTI ROKOK.

Ok biar adil kita lihat juga dari kelompok yang pro rokok (tdk mau MUI fatwakan haram rokok)

segi pengusaha: kami menyediakan lapangan kerja bagi ratusan ribu wanita, kalo gara2 fatwa itu usaha kami tutup bisa2 setelah diPHK akan banyak yg jadi WTS.

segi penjual rokok: yg paling banyk omset penjualannya yaa dari rokok..bla bla bla (dgn bersemangat dan agak emosi)

segi mahasiswa S2 lulus dari rokok: gimana nasib petani tembakau yg miskin, kalo nanti gak ada yg merokok.
dll.

Ada iklan dr saya oleh Pak Taufiq Ismail yg pernah beri saya tanda tangan sewaktu berkunjung ke SMUN 1 Serang mantan sekolah penulis.

https://banabakery.wordpress.com/2008/12/03/fatwaharamrokok/

Tuhan Sembilan Senti

Oleh Taufiq Ismail

cadmium, arsenic, rokok, butana, racun, hidrogen
Indonesia adalah sorga luar biasa ramah bagi perokok,
tapi tempat siksa tak tertahankan bagi orang yang tak merokok,

Di sawah petani merokok,
di pabrik pekerja merokok,
di kantor pegawai merokok,
di kabinet menteri merokok,
di reses parlemen anggota DPR merokok,
di Mahkamah Agung yang bergaun toga merokok,
hansip-bintara-perwira nongkrong merokok,
di perkebunan pemetik buah kopi merokok,
di perahu nelayan penjaring ikan merokok,
di pabrik petasan pemilik modalnya merokok,
di pekuburan sebelum masuk kubur orang merokok,

Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu-na’im
sangat ramah bagi perokok,
tapi tempat siksa kubur hidup-hidup bagi orang yang tak merokok,

Di balik pagar SMU murid-murid mencuri-curi merokok,
di ruang kepala sekolah ada guru merokok,
di kampus mahasiswa merokok,
di ruang kuliah dosen merokok,
di rapat POMG orang tua murid merokok,
di perpustakaan kecamatan ada siswa bertanya
apakah ada buku tuntunan cara merokok,

Di angkot Kijang penumpang merokok,
di bis kota sumpek yang berdiri yang duduk
orang bertanding merokok,
di loket penjualan karcis orang merokok,
di kereta api penuh sesak orang festival merokok,
di kapal penyeberangan antar pulau penumpang merokok,
di andong Yogya kusirnya merokok,
sampai kabarnya kuda andong minta diajari pula merokok,

Negeri kita ini sungguh nirwana
kayangan para dewa-dewa bagi perokok,
tapi tempat cobaan sangat berat
bagi orang yang tak merokok,

Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru,
diam-diam menguasai kita,

Di pasar orang merokok,
di warung Tegal pengunjung merokok,
di restoran di toko buku orang merokok,
di kafe di diskotik para pengunjung merokok,

Bercakap-cakap kita jarak setengah meter
tak tertahankan asap rokok,
bayangkan isteri-isteri yang bertahun-tahun
menderita di kamar tidur
ketika melayani para suami yang bau mulut
dan hidungnya mirip asbak rokok,

Duduk kita di tepi tempat tidur ketika dua orang bergumul
saling menularkan HIV-AIDS sesamanya,
tapi kita tidak ketularan penyakitnya.
Duduk kita disebelah orang yang dengan cueknya
mengepulkan asap rokok di kantor atau di stopan bus,
kita ketularan penyakitnya.
Nikotin lebih jahat penularannya
ketimbang HIV-AIDS,

Indonesia adalah sorga kultur pengembangbiakan nikotin paling subur di dunia,
dan kita yang tak langsung menghirup sekali pun asap tembakau itu,
Bisa ketularan kena,

Di puskesmas pedesaan orang kampung merokok,
di apotik yang antri obat merokok,
di panti pijat tamu-tamu disilahkan merokok,
di ruang tunggu dokter pasien merokok,
dan ada juga dokter-dokter merokok,

Istirahat main tenis orang merokok,
di pinggir lapangan voli orang merokok,
menyandang raket badminton orang merokok,
pemain bola PSSI sembunyi-sembunyi merokok,
panitia pertandingan balap mobil,
pertandingan bulutangkis,
turnamen sepakbola
mengemis-ngemis mencium kaki sponsor perusahaan rokok,

Di kamar kecil 12 meter kubik,
sambil ‘ek-’ek orang goblok merokok,
di dalam lift gedung 15 tingkat
dengan tak acuh orang goblok merokok,
di ruang sidang ber-AC penuh,
dengan cueknya,
pakai dasi,
orang-orang goblok merokok,

Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu-na’im
sangat ramah bagi orang perokok,
tapi tempat siksa kubur hidup-hidup
bagi orang yang tak merokok,

Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru,

diam-diam menguasai kita,

Di sebuah ruang sidang ber-AC penuh,
duduk sejumlah ulama terhormat merujuk
kitab kuning dan mempersiapkan sejumlah fatwa.
Mereka ulama ahli hisap.
Haasaba, yuhaasibu, hisaaban.
Bukan ahli hisab ilmu falak,
tapi ahli hisap rokok.
Di antara jari telunjuk dan jari tengah mereka
terselip berhala-berhala kecil,

sembilan senti panjangnya,

putih warnanya,
ke mana-mana dibawa dengan setia,
satu kantong dengan kalung tasbih 99 butirnya,

Mengintip kita dari balik jendela ruang sidang,
tampak kebanyakan mereka
memegang rokok dengan tangan kanan,
cuma sedikit yang memegang dengan tangan kiri.
Inikah gerangan pertanda
yang terbanyak kelompok ashabul yamiin
dan yang sedikit golongan ashabus syimaal?

Asap rokok mereka mengepul-ngepul di ruangan AC penuh itu.
Mamnu’ut tadkhiin, ya ustadz.
Laa tasyrabud dukhaan, ya ustadz.
Kyai, ini ruangan ber-AC penuh.
Haadzihi al ghurfati malii’atun bi mukayyafi al hawwa’i.
Kalau tak tahan,
Di luar itu sajalah merokok.

Laa taqtuluu anfusakum.

Min fadhlik, ya ustadz.
25 penyakit ada dalam khamr.
Khamr diharamkan.
15 penyakit ada dalam daging khinzir (babi).
Daging khinzir diharamkan.
4000 zat kimia beracun ada pada sebatang rokok.
Patutnya rokok diapakan?

Tak perlu dijawab sekarang, ya ustadz.
Wa yuharrimu ‘alayhimul khabaaith.
Mohon ini direnungkan tenang-tenang,
karena pada zaman Rasulullah dahulu,
sudah ada alkohol,
sudah ada babi,
tapi belum ada rokok.

Jadi ini PR untuk para ulama.
Tapi jangan karena ustadz ketagihan rokok,
Lantas hukumnya jadi dimakruh-makruhkan,
jangan,

Para ulama ahli hisap itu terkejut mendengar perbandingan ini.
Banyak yang diam-diam membunuh tuhan-tuhan kecil yang kepalanya berapi itu,
yaitu ujung rokok mereka.
Kini mereka berfikir.
Biarkan mereka berfikir.
Asap rokok di ruangan ber-AC itu makin pengap,
dan ada yang mulai terbatuk-batuk,

Pada saat sajak ini dibacakan malam hari ini,
sejak tadi pagi sudah 120 orang di Indonesia mati karena penyakit rokok.
Korban penyakit rokok
lebih dahsyat ketimbang korban kecelakaan lalu lintas,
lebih gawat ketimbang bencana banjir,
gempa bumi dan longsor,
cuma setingkat di bawah korban narkoba,

Pada saat sajak ini dibacakan,
berhala-berhala kecil itu sangat berkuasa di negara kita,
jutaan jumlahnya,
bersembunyi di dalam kantong baju dan celana,
dibungkus dalam kertas berwarni dan berwarna,
diiklankan dengan indah dan cerdasnya,

Tidak perlu wudhu atau tayammum menyucikan diri,
tidak perlu ruku’ dan sujud untuk taqarrub pada tuhan-tuhan ini,
karena orang akan khusyuk dan fana
dalam nikmat lewat upacara menyalakan api
dan sesajen asap tuhan-tuhan ini,

Rabbana,
beri kami kekuatan menghadapi berhala-berhala ini.

KOmentarkuE:::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::

Oiya…dari debat tersebut, terdapat fakta unik bahwasanya pendapatan pemerintah dari cukai rokok sebesar 57 trilyun/milyar yaa (lupa aku), ternyata baru 1/4 dr biaya yang dikeluarkan utk menghilangkan dampak buruk merokok. Alih2 memberi pekerjaan kepada orang miski, ternyata belanja orang miskin juga lebih banyak utk bakar duit. So..efek penyediaan lapangan kerja adalh sisi fatamorgana dari manfaat rokok secara so-Sial.

Buat Saya, berdasarkan fakta di lapangan bahwa sulit sekali kita menghentikan kebiasaan merokok, baik orang lain, lebih2 diri sendiri. So…. kalo saya merokok, maka WAJIB BAGI SAYA memastikan tidak ada orang yg SAYA BUNUH dengan asap rokok ato sekedar saya lukai kesehatannya.

Laa taqtuluu anfusakum (jangan kamu bunuh diri kalian), bagi saya ini sudah cukup membuktikan bahwa rokok haram, terserah mau berapa juta orang merokok yg gak setuju dengan pendapat saya.

Ok kita berbeda pendapat, tapi saya mohon, dgn amat sangat, jangan bawa saya menuju kematian dgn cara merokok seenaknya di depan saya. Cuek bebek terhadap perasaan saya yg JUENGKEL 1/8 mati. Kalo LUU mau bunuh/rusak diri loo…jangan ajak gue…

Saya kira cukup adil kalo seorang perokok tidak merokok seenaknya, daripada harus terjadi pertumpahan darah/adu jotos karena masalah merokok sembarangan.

Berdasarkan hasil penelitian juga kita bisa bilang bahwa merokok adalah membunuh orang lain dna diri sendiri, baik kita sengaja/tidak, sadar/tidak.

salam BANA


3 Tanggapan

  1. BETTULLL>>>>>>>SETUJUUUUUUUUUUUUUUU

  2. Ada satu ide yang mungkin bisa jadi solusi bagi perokok pasif dan aktif. Yaitu rokok yang menyehatkan. Bisa diklik nama saya … mudah-mudahan … hatur nuhun

  3. Setuju sekali… mudah-mudahan suatu saat Dunia bisa bebas dari asap rokok…

    salam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: