DAftar obat flu berbahaya YANG marak beredar

DATA AMERIKA YANG DIPAKAI, TAPI TOH MATERI BAHASANNYA SAMA


PHENYLPROPANOLAMINE, obat influensa (decongestant) per 1 Maret 2009 ditarik Badan Pengawasan Obat & Pangan Amerika (FDA), terbukti sebabkan PENDARAHAN OTAK.
img161

DATA AMERIKA YANG DIPAKAI, TAPI TOH MATERI BAHASANNYA SAMA


PHENYLPROPANOLAMINE, obat influensa (decongestant) per 1 Maret 2009 ditarik Badan Pengawasan Obat & Pangan Amerika (FDA), terbukti sebabkan PENDARAHAN OTAK.
img161

gawat gak tuh KALO TERNYATA BANYAK OBAT YANG BEREDAR DI INONESIA MENGANDUNG ZAT TSB


Obat di Indonesia yang mengandung PHENYLPROPANOLAMINE antara lain:
Decolgen
Decolsin
Sinutab
Alerin
Bodrexin
Contac500
Cosyr
Flucyl
Fludane
Flugesic
Inza
Komix
Mixaflu
Mixagrip
Nalgesjan
Neozep Forte
Nodrop
Paratusin
Procol
Rhinotussal
Sanaflu
Siladex
Stopcold
Triamidrops
Tusalgin

fAKTA DI INDONESIA


JAKARTA, KOMPAS.com – Badan Pengawas Obat dan Makanan menyanggah mengeluarkan berita mengenai dilarangnya kandungan phenylpropanolamine/PPA dalam obat batuk dan flu yang beredar di Indonesia.

“Tidak benar pada tanggal 1 Maret 2009 US-FDA mengeluarkan pengumuman tentang penarikan PPA. Saat ini tidak ada informasi terbaru terkait keamanan PPA. Pada bulan November 2000, US-FDA menarik obat yang mengandung PPA karena diduga ada hubungan dengan perdarahan otak dengan penggunaan PPA dosis besar sebagai obat pelangsing,” kata Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Dr Husniah Rubiana Thamrin Akib di Jakarta, Kamis (16/4).

Menanggapi maraknya isu tentang informasi soal Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (US-FDA) yang menarik PPA pada tanggal 1 Maret 2009, Husniah menyatakan bahwa BPOM masih mengizinkan peredaran obat flu dan batuk yang mengandung phenylpropanolamine/PPA, namun dengan mereduksi kandungan menjadi 15 mg per dosis.

Di Indonesia, PPA hanya disetujui sebagai obat untuk menghilangkan gejala hidung tersumbat dalam obat flu dan batuk dan tidak pernah disetujui sebagai obat pelangsing.

“Obat flu dan batuk yang mengandung PPA dan dijual di Indonesia, telah mendapat izin edar aman dikonsumsi sesuai aturan pakai yang ditetapkan. Dosis PPA yang diizinkan 15 mg per dosis,” kata Husniah Rubiana.

kAMI MENGINFORMASIKAN DAN ANDA YANG MEMUTUSKAN


tOLONG BACA BAIK BAIK ISI SELURUH POSTINGAN INI, KARENA KASUS FDA YANG MENYATAKAN BAHAYANYA SUATU ZAT BUKAN HANYA KALI INI MENIMBULKAN KONTROVERSI.
YANG PASTI, KEMUNGKINAN TIDAK PERNAH TERTUTUP, BISA FDA YANG SALAH, POM YANG SALAH, PARA PENGUSAHA OBAT2AN YANG SALAH, ATAU KITA SENDIRI YANG SALAH.

4 Tanggapan

  1. terima kasih atas infonya.,

    semoga bisa terus di-update dan dicari tahu mengenai kebenarannya.,

    apabila benar adanya bahwa berbahaya menggunakan PPA, apakah ada alternatif lain?
    sebab kebanyakan obat d indonesia mengandung zat ini.,.

    terima kasih banyak

  2. mksih atas info nya, saya sebagai masyarakat awam tentang obat sangat penting sekali informsi.di tarik aja….

  3. Thanx banget infonya, mestinya di negara kita juga mesti ada penelitian mengenai efek penggunaan PPA, karena masyarakat kita cuma taunya pake ga tau efeknya sampingnya gimana-gimana…. Apalagi jika PPA diberikan kepada anak????
    tolonglah info lebih lanjut…karena ini tentunya akan meresahkan masyarakat….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: